Berita Terbaru
Guru dan Siswa MI Al Burhan Pilangkenceng Tunaikan Zakat 954 Kg Beras ke BAZNAS Kabupaten Madiun
Pilangkenceng, Madiun – Guru dan siswa MI Al Burhan Kecamatan Pilangkenceng menyalurkan zakat fitrah kepada BAZNAS Kabupaten Madiun berupa beras sebanyak 954 kilogram.
Penyerahan zakat dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Zakat yang terkumpul merupakan hasil partisipasi para guru, siswa, serta dukungan wali murid yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Madiun.
Perwakilan Gur MI Al Burhan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban zakat fitrah, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya berbagi, kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap sesama, serta menumbuhkan kepercayaan kepada lembaga resmi pengelola zakat,” ujarnya.
Pihak BAZNAS Kabupaten Madiun mengapresiasi partisipasi MI Al Burhan yang secara konsisten mendukung program penghimpunan zakat. Beras zakat yang terkumpul selanjutnya akan didistribusikan kepada mustahik yang berhak di wilayah Kabupaten Madiun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara tepat sasaran.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui BAZNAS, sebagai wujud kepedulian dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Madiun
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS MN
Dari Siswa untuk Sesama SMAN 2 Mejayan Amanahkan 150 Kg Beras Zakat Fitrah Melalui BAZNAS
Mejayan – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dan menunaikan kewajiban zakat fitrah, SMAN 2 Mejayan menyalurkan zakat fitrah berupa 150 kilogram beras melalui BAZNAS Kabupaten Madiun.
Penyerahan zakat fitrah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar SMAN 2 Mejayan terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung pengelolaan zakat yang terkoordinir dan tepat sasaran melalui lembaga resmi pemerintah.
Perwakilan sekolah menyampaikan bahwa penyaluran zakat melalui BAZNAS Kabupaten Madiun bertujuan agar distribusi dapat dilakukan secara amanah, profesional, dan merata kepada para mustahik di wilayah Kabupaten Madiun.
Pihak BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kepercayaan yang diberikan oleh SMAN 2 Mejayan. Zakat fitrah berupa 150 kg beras tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan syariat dan da
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS-MN
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan atau Rp91.681.728 per tahun. Penetapan tersebut merupakan hasil musyawarah nisab zakat pendapatan dan jasa pada 20 Februari 2026 dengan mempertimbangkan aspek syariah, regulasi, serta kondisi ekonomi masyarakat.
Penetapan nisab ini mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019 serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan. Standar yang digunakan adalah 85 gram emas 14 karat berdasarkan rata-rata harga emas sepanjang tahun 2025, sehingga menghasilkan angka Rp91.681.728 per tahun atau Rp7.640.144 per bulan. Batas tersebut menjadi standar minimal penghasilan bagi seorang muslim untuk dikenai kewajiban zakat sebesar 2,5 persen.
Nilai nisab tahun 2026 mengalami kenaikan sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2025, selaras dengan tren kenaikan upah tahunan nasional. Penetapan emas 14 karat dinilai tetap sesuai regulasi yang berlaku dan mempertimbangkan aspek kemaslahatan mustahik serta kemampuan muzaki.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa penetapan nisab penting untuk menjaga kepastian hukum dan keseragaman tata kelola zakat nasional. Keputusan tersebut kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026.
Informasi selengkapnya dapat diakses melalui kanal resmi BAZNAS RI.
BERITA24/02/2026 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.
Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam.
"Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa.
Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf.
Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat.
Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS RI
Sinergi tanpa batas, BAZNAS tancap gas perkuat UPZ Desa
Madiun - BAZNAS melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa yang berlangsung mulai 27 Januari 2026 hingga 11 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tujuh lokasi, yaitu Kecamatan Dolopo, Kecamatan Geger, Kecamatan Jiwan, Kecamatan Balerejo, Kelurahan Munggut, Kantor Desa Sugihwaras, serta Kecamatan Mejayan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran dan fungsi UPZ Desa dalam pengelolaan zakat, khususnya dalam menghadapi momentum pengumpulan zakat fitrah dan zakat maal. Rapat koordinasi dan sosialisasi tersebut diikuti oleh Sekretaris Desa selaku Ketua UPZ Desa serta Bendahara Desa selaku Bendahara UPZ, yang menjadi ujung tombak pengelolaan zakat di tingkat desa dan kelurahan.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pentingnya legalitas UPZ, mekanisme pembayaran dan pengelolaan zakat fitrah, penyampaian program-program BAZNAS, serta tata cara pengumpulan dan pendistribusian zakat maal. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran aparatur desa terhadap pengelolaan zakat yang sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan.
pada kegitan ini materi disampaikan oleh bapak Ismono, Wakil Ketua I BAZNAS Bidang Pengumpulan, serta Ibnu Jafar Sodik, Kepala Pelaksana BAZNAS. Keduanya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ Desa dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap UPZ Desa semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, sehingga potensi zakat di tingkat desa dapat tergali secara maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/02/2026 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS Kabupaten Madiun dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rakor Perlindungan Ulama, Perkuat Program “Kita Jaga Guru”
Madiun - BAZNAS Kabupaten Madiun bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar rapat koordinasi perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi para ulama dan guru nonformal se-Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas perlindungan sosial bagi para penggerak dakwah dan pendidikan keagamaan di masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan berbagai forum dan lembaga keagamaan di Kabupaten Madiun, antara lain LKP2TPA/TPQ, RMI, JQH, dan FKDT. Kehadiran berbagai unsur kelembagaan ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi data guru ngaji, ustaz, ustazah, dan ulama sebagai calon penerima manfaat program.
Dalam forum tersebut dibahas rencana program BAZNAS Kabupaten Madiun dalam menghadirkan jaminan ketenagakerjaan bagi para guru nonformal melalui skema kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Dalam skema ini, BAZNAS Kabupaten Madiun akan membayarkan iuran kepesertaan sehingga para guru ngaji dan ulama memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ketua Muhammad Ahsin Sakhok Yahya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama dalam menjaga para guru ngaji dan ulama sebagai penerus dakwah kenabian.
“Program perlindungan jaminan ketenagakerjaan ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga para guru ngaji dan ulama yang selama ini berkhidmat membina umat. Mereka adalah penjaga nilai dan penerus dakwah, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Madiun sebelumnya telah menyasar para guru honorer. Pada tahap pengembangan kali ini, cakupan program diperluas untuk melindungi para ulama, guru ngaji, ustaz, dan ustazah yang dihimpun dalam satu gerakan terpadu bertajuk “Kita Jaga Guru.”
Program tersebut menjadi wujud komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi para pendidik dan tokoh keagamaan yang selama ini berperan besar dalam membina masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan program, mulai dari proses pendataan hingga pendampingan teknis pelaksanaan.
“BPJS Ketenagakerjaan siap mengawal ekosistem program yang diinisiasi BAZNAS Kabupaten Madiun, agar perlindungan bagi para ulama dan guru nonformal dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain membahas skema perlindungan, rapat koordinasi juga menekankan pentingnya validasi dan integrasi data antar lembaga keagamaan. Sinkronisasi data ini diharapkan mampu memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui program “Kita Jaga Guru”, diharapkan para ulama dan guru nonformal mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko kerja, termasuk kecelakaan kerja dan risiko sosial lainnya, sehingga mereka dapat menjalankan pengabdian dengan lebih tenang dan sejahtera.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Madiun akan melanjutkan proses pendataan terpadu, sosialisasi program, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memperluas cakupan perlindungan bagi para ulama dan guru nonformal di wilayah Kabupaten Madiun. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan ekosistem perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi para penjaga nilai dan pendidik umat.
BERITA11/02/2026 | Humas - BAZNAS MN
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Zakat dan Infak Hadir Menguatkan Masyarakat Madiun
Madiun, 5 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun turut berperan aktif dalam kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kamis (5/2).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., jajaran Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita, para Kepala OPD, perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, serta alim ulama dan tokoh agama Kabupaten Madiun.
Dalam momentum peringatan Isra Mi’raj ini, Wakil Bupati Madiun bersama jajaran Forkopimda, Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat dan infak yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Madiun dari para muzakki, baik ASN maupun masyarakat umum, sebagai wujud kepedulian dan penguatan fungsi sosial zakat.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi santunan kepada lima anak yatim, Program Madiun Peduli berupa jaminan tenaga kerja bagi guru TK dan PAUD, Program Madiun Sehat berupa bantuan sanitasi pembangunan MCK, Program Madiun Cerdas berupa bantuan biaya pendidikan perguruan tinggi negeri kepada tiga penerima, serta Program Madiun Makmur berupa bantuan modal dan pengembangan usaha.
BAZNAS Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. H. Akhmad Jazuli, S.H., M.Si., Plt Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, dengan tema “Semangat Isra Mi’raj Mewujudkan ASN yang Berakhlak.”
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Madiun berharap peringatan Isra Mi’raj ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur dan keikhlasan, serta memperkuat semangat pengabdian aparatur pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Madiun mengajak seluruh masyarakat dan ASN untuk terus menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS MN
Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah 1447 H di Kabupaten Madiun Resmi Disepakati
Madiun - BAZNAS Kabupaten Madiun ikuti rapat koordinasi penentuan besaran kadar zakat fitrah dan fidyah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Selasa (04/02).
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta menetapkan standar besaran zakat fitrah dan fidyah sebagai pedoman bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban ibadah selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Seksi dan Penyelenggara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kabupaten Madiun, perwakilan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan UMKM, PCNU, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta perwakilan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Madiun.
Melalui musyawarah dan dengan mempertimbangkan perkembangan harga bahan pokok serta kebutuhan konsumsi masyarakat, rapat menyepakati bahwa kadar zakat fitrah ditetapkan sebesar 2,7 sha’ atau dibulatkan menjadi 3 kilogram beras per jiwa. Apabila ditunaikan dalam bentuk uang, nilainya ditetapkan sebesar Rp45.000,- per jiwa.
Sementara itu, besaran fidyah ditetapkan sebesar 1 mud atau setara 6,7 ons beras, atau dapat diganti dengan uang sebesar Rp20.000,- per hari, yang setara dengan satu porsi makanan lengkap beserta lauk pauknya.
BAZNAS Kabupaten Madiun berharap kesepakatan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah dan fidyah secara tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan syariat, serta mendorong optimalisasi penyaluran zakat kepada mustahik yang berhak.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS MN
Pemkab Madiun Resmikan Proyek Infrastruktur Tahun Anggaran 2025 di Jembatan Desa Klumutan
Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun meresmikan proyek pembangunan infrastruktur Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025. Peresmian dilakukan secara simbolis di salah satu titik proyek, yakni Jembatan Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, pada Selasa (27/1/2026).
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak, Ketua DPRD Kabupaten Madiun H. Fery Sudarsono, S.H., Kasubsi Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun, Kepala UPTD Kabupaten Madiun, unsur Muspika Kecamatan Saradan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat. Peresmian ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Madiun turut berpartisipasi dengan menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan meliputi paket gizi stunting, santunan lansia, perlengkapan alat sekolah, bantuan pengembangan usaha, serta bantuan sarana pendidikan berupa kipas angin.
Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan masalah sosial. Sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Madiun.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS-MN
Zakat Menguatkan Indonesia, BAZNAS Kabupaten Madiun Peringati HUT ke-25 BAZNAS RI
Madiun — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS Republik Indonesia dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun, Bapak Ir. Soedjiono, M.T., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, H. Irfan Alhaidari, S.Ag., M.Pd.I., perwakilan MUI Kabupaten Madiun, Bapak Slamet, S.Pd., pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun, para pelaksana, serta relawan BAZNAS Kabupaten Madiun.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 BAZNAS RI tahun ini, BAZNAS Kabupaten Madiun melaksanakan khotmil Qur’an dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan perjalanan BAZNAS Kabupaten Madiun sejak berdiri hingga saat ini, serta perannya sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dalam mendukung pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ketua BAZNAS juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Madiun hingga saat ini telah memasuki usia 7 tahun, dan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan serta pendayagunaan zakat di Kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun, Ir. Soedjiono, M.T., menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Kabupaten Madiun dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Madiun, khususnya di bidang kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyatakan dukungan terhadap target dan program BAZNAS Kabupaten Madiun agar ke depan semakin baik dan berdampak luas.
Melalui momentum peringatan HUT ke-25 BAZNAS RI ini, BAZNAS Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, serta menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam menguatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA26/01/2026 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS Kabupaten Madiun Serahkan Bantuan Pengembangan Usaha pada Peringatan HUT ke-25 BAZNAS RI
Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Madiun menyerahkan bantuan pengembangan usaha kepada mustahik sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bantuan yang diserahkan berupa 1 unit alat usaha mesin jahit serta 4 unit alat usaha booth container yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro binaan BAZNAS Kabupaten Madiun. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kemandirian usaha mustahik, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-25 BAZNAS RI yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun, perwakilan pemerintah daerah, dan para tamu undangan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan bahwa bantuan pengembangan usaha ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi produktif. Melalui bantuan alat usaha, BAZNAS mendorong mustahik agar tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki sarana untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
“Melalui momentum HUT ke-25 BAZNAS RI ini, kami ingin menegaskan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Bantuan alat usaha ini diharapkan mampu menjadi modal awal bagi mustahik untuk meningkatkan usahanya dan secara bertahap bertransformasi menjadi muzaki,” ungkapnya.
BAZNAS Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui berbagai bentuk pendampingan dan bantuan usaha, sejalan dengan semangat Zakat Menguatkan Indonesia.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS-MN
Perkuat Peran UPZ SD, BAZNAS Madiun Lakukan Sosialisasi dan Koordinasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah Dasar se-Kabupaten Madiun pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun sebagai upaya memperkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan dasar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun, yaitu Bapak Ismono, S.Pd., M.Si. selaku Wakil Ketua Bidang I, Bapak Muhammad Mabrur, S.Pd.I. selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Bapak Ibnu Jafar Shodik, A.Ma. sebagai Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Madiun.
Turut hadir Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) se-Kabupaten Madiun sebagai peserta utama kegiatan.
Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan bahwa UPZ Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran berzakat sejak dini. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para kepala sekolah dan pengelola UPZ SD memiliki pemahaman yang sama terkait tata kelola UPZ sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menjelaskan bahwa dana zakat yang terhimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mustahik yang berhak, khususnya di sektor pendidikan, sosial, dan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Madiun.
Kegiatan sosialisasi dan koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Madiun dan Dinas Pendidikan, sekaligus mendorong optimalisasi peran UPZ Sekolah Dasar guna mendukung program-program kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS MN
Bantuan Sosial dan Layanan Terpadu Warnai Pelaksanaan Perdana Bahana Bersahaja 2026
BAZNAS Kabupaten Madiun turut berperan aktif dalam pelaksanaan perdana Program Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Rabu–Kamis (21–22/1/2026).
Program Bahana Bersahaja merupakan transformasi dari Bakti Sosial Terpadu (BST) yang diinisiasi di era kepemimpinan Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi. Program ini dirancang sebagai agenda rutin bulanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial yang lebih adaptif, berkualitas, dan tepat sasaran.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Madiun menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, antara lain alat bantu kesehatan berupa tangan palsu dan kursi roda, santunan lansia fakir miskin, bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, serta bantuan paket gizi untuk pencegahan stunting. Bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Kegiatan Bahana Bersahaja dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni. Selain penyaluran bantuan sosial, masyarakat juga mendapatkan berbagai layanan publik terpadu, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, administrasi kependudukan, perpanjangan SIM, layanan UMKM, hingga bazar pasar murah.
Bupati Madiun menyampaikan bahwa Bahana Bersahaja menjadi wadah pemberdayaan masyarakat desa sekaligus sarana menyerap aspirasi warga secara langsung. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh instansi diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Melalui keterlibatan aktif dalam Program Bahana Bersahaja, BAZNAS Kabupaten Madiun berkomitmen terus mendukung program pemerintah daerah dalam membangun solidaritas sosial, mengurangi kesenjangan, serta memastikan bantuan zakat tersalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS MN
Perkuat Peran UPZ Sekolah, BAZNAS Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pengelolaan Zakat di Lingkungan SD
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah Dasar se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DINDIK) Kabupaten Madiun, pada Hari Kamis, 22 Januari 2026 masih melanjutkan Kegiatan Sosialisasi UPZ. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ di lingkungan pendidikan dasar dalam mendukung pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Madiun, antara lain Bapak Ismono, S.Pd., M.Si. selaku Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Muhammad Mabrur, S.Pd.I. selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak K.H. Nur Kholis selaku Wakil Ketua IV Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, serta Bapak Ibnu Javar Sodik, A.Ma bersama para pelaksana BAZNAS.
Sosialisasi UPZ ini diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Madiun. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai tugas dan fungsi UPZ sekolah, mekanisme pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta peran strategis sekolah dalam mendukung program-program BAZNAS.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak K.H. Nur Kholis, Wakil Ketua IV Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, menyampaikan materi bertema “Toleransi di BAZNAS”. Ia menekankan bahwa nilai toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati menjadi landasan penting dalam pengelolaan zakat, khususnya di lingkungan pendidikan yang majemuk.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Madiun berharap UPZ SD se-Kabupaten Madiun dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pengumpulan zakat di lingkungan sekolah, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang tepat sasaran.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS MN
Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Caruban, BAZNAS Tanggap Bencana Kab. Madiun Lakukan Evakuasi
Angin kencang yang terjadi pada Rabu sore, 24 Desember 2025, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik wilayah Caruban, Kabupaten Madiun. Kejadian tersebut menyebabkan terganggunya akses jalan serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Menindaklanjuti laporan dari masyarakat serta informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Madiun segera menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
Sejumlah personel BTB dikerahkan ke beberapa titik terdampak, di antaranya Desa Klecorejo Kecamatan Mejayan, Desa Sumberbening Kec Balerejo, Desa Sumbergandu Kec Pilangkenceng dan Desa Bener Kecamatan Saradan, guna melakukan evakuasi pohon tumbang serta pengamanan area sekitar. Proses evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama unsur terkait.
Koordinator Lapangan BTB Kabupaten Madiun, Afif Udin, menyampaikan bahwa pada sore hari ini tim BTB telah melakukan penanganan di empat lokasi terdampak.
“Sore ini terdapat empat lokasi yang kami datangi dengan total personel sebanyak enam orang. Kami melaksanakan kegiatan evakuasi pohon tumbang bersama masyarakat setempat, BPBD Kabupaten Madiun, serta unsur kepolisian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi dan meminimalisir risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem. Seluruh personel difokuskan pada pembersihan material pohon tumbang dan memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan kondusif.
BAZNAS Kabupaten Madiun melalui BAZNAS Tanggap Bencana terus melakukan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait lainnya, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian serupa di lingkungan sekitar.
BERITA24/12/2025 | Humas - BAZNAS MN
PERMADA Salurkan Bantuan Rp32 Juta bagi Korban Banjir Aceh & Sumatera melalui BAZNAS Kabupaten Madiun
Persatuan Musisi Artis Dangdut Madiun (PERMADA) menunjukkan kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera dengan menyalurkan bantuan berupa paket logistik dan uang tunai senilai Rp 32.360.000 melalui BAZNAS Kabupaten Madiun.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil solidaritas dan gotong royong para musisi dan artis dangdut yang tergabung dalam PERMADA, sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana alam.
Perwakilan anggota PERMADA menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa insan seni juga memiliki peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PERMADA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan melalui BAZNAS RI agar dapat tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.
Semoga bantuan ini menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat dan membawa keberkahan serta harapan bagi masyarakat terdampak bencana.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS MN
BAZNAS Kabupaten Madiun Terima Donasi GSPS untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
BAZNAS Kabupaten Madiun menerima donasi kemanusiaan dari GSPS Gerakan Seniman Peduli Sesama untuk membantu para korban bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera. Penyerahan donasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas lintas komunitas terhadap masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan di lokasi terdampak, antara lain beras, mie instan, susu, serta pakaian layak pakai.
Dalam kegiatan penggalangan donasi ini, GSPS juga bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Madiun, sehingga proses pengumpulan dan penyaluran bantuan dapat berjalan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.
Pihak BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GSPS serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Sinergi antara komunitas seni, lembaga pemerintah, dan lembaga pengelola zakat ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi para korban banjir serta meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak.
BAZNAS Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk terus mengelola dan menyalurkan amanah donasi secara transparan dan akuntabel, serta mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya dalam situasi kebencanaan.
BERITA17/12/2025 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS Kabupaten Madiun Terima Bantuan Kemanusiaan dari MAN 4 Madiun untuk Penyintas Bencana di Sumatra dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Madiun menerima perwakilan MAN 4 Madiun dalam rangka penyerahan bantuan kemanusiaan bagi para penyintas bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Bantuan ini merupakan hasil aksi solidaritas civitas MAN 4 Madiun yang digalang melalui kegiatan kemanusiaan di lingkungan madrasah.
Dalam kesempatan ini, bantuan diserahkan oleh pengurus OSIS dan Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN 4 Madiun dan diterima langsung oleh Afif, Pelaksana Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Madiun.
BAZNAS Kabupaten Madiun menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kepedulian para siswa MAN 4 Madiun. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga MAN 4 Madiun, khususnya para siswa yang telah menggerakkan aksi solidaritas ini. Bantuan yang diberikan akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada para penyintas melalui BAZNAS Republik Indonesia,” ungkap Afif.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif lembaga pendidikan dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan generasi muda yang memiliki empati, solidaritas, dan kepedulian sosial. “Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada akademik, tetapi juga pembangunan karakter dan nilai kemanusiaan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua OSIS MAN 4 Madiun Afif Dimas Nur Wijayanto menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian warga madrasah terhadap saudara-saudara di wilayah terdampak bencana serta wujud implementasi nilai gotong royong di lingkungan pelajar.
BAZNAS Kabupaten Madiun berharap kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain di wilayah Kabupaten Madiun untuk turut serta dalam gerakan kemanusiaan dan membantu sesama.
BAZNAS Kabupaten Madiun berkomitmen penuh untuk menyalurkan seluruh bantuan yang diterima kepada para penyintas bencana secara amanah, cepat, dan tepat sasaran. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA12/12/2025 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS Terima Bantuan Kebencanaan dari SMPN 1 Mejayan, Jadi Teladan bagi Sekolah Lain
SMPN 1 Mejayan menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera. Bantuan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Madiun dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Madiun, Ibnu Jafar Sodik.
Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp14.550.000 berupa uang tunai, serta bantuan dalam bentuk barang yang turut diserahkan sebagai wujud solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Madiun, Ibnu Jafar Sodik, mengapresiasi gerakan kepedulian yang diinisiasi SMPN 1 Mejayan. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan berharap langkah baik ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Madiun untuk terus membangun budaya peduli dan empati kepada sesama.
BAZNAS Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk menyalurkan seluruh bantuan tersebut secara tepat sasaran kepada para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera melalui BAZNAS Republik Indonesia, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA12/12/2025 | Humas - BAZNAS MN
BAZNAS Tanggap Bencana Kab. Madiun Hadir di Apel Kesiapsiagaan Hidrometeorologi 2025
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Madiun turut berpartisipasi dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi yang diselenggarakan di Lapangan Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, pada hari ini. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang meningkat pada musim penghujan.
Dalam apel tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Madiun hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, BPBD, relawan, dan berbagai lembaga kemanusiaan. Keterlibatan BTB merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan kesiapan sumber daya dalam menghadapi bencana.
Sebagai bagian dari dukungan pada kegiatan tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Madiun membuka layanan Dapur Air (Pos Energi) yang menyediakan kebutuhan minuman hangat, air siap konsumsi, serta makanan bergizi buah-buahan bagi peserta apel dan petugas lapangan. Layanan ini merupakan salah satu unit respons cepat BTB untuk mendukung kenyamanan dan kesiapan personel saat kegiatan berlangsung.
Dengan adanya kegiatan apel kesiapsiagaan ini, diharapkan seluruh elemen terkait semakin solid dalam memberikan respons cepat dan terukur ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kabupaten Madiun.
BERITA11/12/2025 | Humas - BAZNAS MN

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Madiun.
Lihat Daftar Rekening →